Semakin seru aja chit chat di wa grup. Bukan grup heboh namanya kalau membernya ga bisa bikin heboh grup dengan topik-topik bahasan yang selalu cetar dan bikin obrolan tambah awet dan berlama-lama saling balas komen. Aku cuma bisa menjadi silent reader doang di grup tersebut. Salah juga nih adminnya nyemplungi aku ke grup. Tapi seru juga sih, akunya aja yang ga bisa ikut seperti itu.
"Bismillahirrahmanurrahiiim....", tiba-tiba alarm di ponselku menyala. "Al-Kahfi time", bathinku. Alhamdulillah aku mungkin termasuk remaja yang masih bijak dalam bersmartphone. Tentu saja, ponsel bagiku adalah sebagai alat komunikasi dengan ayah, ibu dan adik-adikku di kampung, sebagai notebook, sebagai pengingat atau alaram yang bisa gantiin cerewetnya ibu, sebagai ATM, dan sumber penghasilanku, serta banyak lagi yang lainnya ketimbang hanya buat ngegame, chit chat, berselancar, stalking medsosnya mantan.
Bergegas aku berwudhu dan salat malam, serta kuraih mushabku lalu kubaca ayat demi ayat surah Al Kahfi.
"al-įø„amdu lillahillażi anzala 'alÄ 'abdihil-kitÄba wa lam yaj'al lahỄ 'iwajÄ"
Merdunya suaraku melantunkan ayat demi ayat sudah menjadi pujian wajib dari ibu, adik-adik dan teman-teman sekostanku. Namun tak juga membuatku sombong.
Kutaddaburi arti demi arti dari tiap-tiao ayat yang kubaca.
"Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Quran) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya".
Sudah menjadi rutinitas membaca dan mentaddaburi surah Al Kahfi setiap malam Jum'at dan sepanjang hari Jum'atnya, Alhamdulillah tak pernah kulewatkan hari Jum'atku tanpanya .
Aku sadar, aku adalah remaja yang rentan mendapat godaan besar karena aku hidup jauh dari orangtua dan mengambil pendidikan di kota besar ini, namun bersyukurnya aku tidak termasuk remaja-remaja yang menggandrungi penyanyi-penyanyi korea, nonton konser, apalagi drakor melow. Ya Ampun tau ga sih lu? Drakor-drakor itu bisa-bisanya membuat temen-temen kostku yang kucintai karena Allah ga beranjak dari depan laptop mereka jam demi jam, lalu menangis sesenggukan, ekstrimnya lagi, ada yang menjalani hidup penuh drama layaknya aktris-aktris korea yang mereka damba. Astagfirullah..
“Demi Masa, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Dan yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran,”
(QS. Al Ashr, 1-4).
Aku sebagai teman yang menginginkan persahabatan ini till jannah, selalu dan tak henti-henti mengingatkan mereka. Yaah... hidayah hanya milik Allah, kita tak punya kuasa mengubah seseorang. Hanya do'a yang senantiasa kulangitkan semoga remaja remaja sepertiku bisa mengamalkan Al-Qur'an dan sunnah.
“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk,”
(QS. Al-Qasas: 56).
♡5 Juni 2020 - Al Kahfi -TTODOP♡