HOME

Monday, August 01, 2022

Calon Keluarga Baru

 Malam ini kegiatan SDLJ terakhir di Oprec ODOP Batch X. Pagi-pagi kami—peserta sudah diberitahu tentang hal itu. Aku berpikir, apa iya masih ada peserta yang belum menjadi bintang di Oprec ODOP Batch X ini? Rasa-rasanya sudah semua deh, tapi mungkin aku salah. Pije Utami—pije yang baik hati, suka mengingatkan, dan suka memberi semangat ini menginformasikan bahwa setelah SDLJ akan ada pengumuman terkait kelulusan. Jadi, kami diingatkan untuk memastikan hadir sampai kegiatan itu selesai.


Awalnya aku mengira malam ini adalah pengumuman kelulusan, yaaah… literasiku payah. Jangan ditiru ygy (baca: ya gaes ya), karena itu non—kebermanfaatan bahkan membawa kemudharatan buat diriku sendiri. Aku menjadi tidak tenang seharian ini, selalu terpikir apakah aku lulus dalam program yang aku ikuti kurang lebih 2 bulan ini? Dengan seabrek aktivitasku di setiap Senin, aku tetap terus memantau percakapan di whatsapp grup besar-kecil program Oprec ODOP ini.


Makin ke malam, percakapannya mengandung bawang, baper banget ngebacanya. Ada yang bahas ini hari terakhir lah, bakal udahan lah, dan bakal kangen suasana nyalah, pokoknya sedih aja gitu bacanya. Walau di tengah kesibukkan aku terus memantau, aku memantau ada teman-teman yang tampak sudah setor tulisan hari ini di grup. Dua hari ini tidak dikirimkan link blogwalking (BW), kami diminta untuk BW sebebasnya ke blog teman-teman. Akhirnya aku memilih tulisan teman yang posting di hari itu untuk aku BW-in.


Sore menjelang, aku masih tenggelam dalam rutinitas pekerjaan dan tanggung jawabku baik sebagai pekerja di suatu instansi tempatku mengabdi hampir dua puluh tahun ini maupun tugasku sebagai ojek pribadi anakku—nganterin sekolah, les, club, dan lain-lian. Aku berusaha dan berdoa supaya pekerjaanku hari ini cepat kelar jadi, malam nanti aku bisa fokus mengikuti kegiatan SJLD, menyimak info mengenai kelulusan, dan menulis setoran tulisan hari ini.


Pukul 17.59 wib aku memarkir kendaraan di garasi rumah, suamiku membukakan pagar dan menyambut kami. Seperti biasa ia membantu menurunkan semua barang-barang yang kami bawa. Anakku turun dan segera masuk ke rumah. Ia kusuruh mandi dan bersiap untuk mengerjakan tugas rumah dari sekolah. Aku bergegas menuju ke kamar, lalu segera mandi. Tidak lama, aku mendengar shalawat tarhim dari toa masjid. Kami segera bersiap-siap menuju mushola di rumah, suamiku sebagai imam telah duluan mengambil tempat sementara aku dan anakku mengambil posisi sebagai makmum.


Ba'da maghrib, Anakku melanjutkan pekerjaan dari sekolahnya. Hari ini pekerjaan rumahnya lumayan banyak, otomatis aku tidak dapat menemaninya. Pekerjaan untuk mendampingi anakku belajar kuserahkan kepada suamiku. Selain tugasku mendampingi anakku, aku harus menyiapkan menu makan malam untuk kami di rumah, aku sudah panik karena sebentar lagi kegiatanku di WAG akan dimulai. Segera kuraih ponsel dan memesan makanan melalui aplikasi online.


Waktu yang aku tunggu-tunggu tiba, aku menyimak panggilan pije yang memandu kegiatan SDLJ malam ini. Tidak seperti biasa, SDLJ malam ini dipandu oleh Pije Utami—Pije grup kecil kami. Pije Utami memperkenalkan para bintang SDLJ malam ini, ada 2 bintang yang diperkenalkan. Oh my God, ternyata mereka adalah Pije Dyah dan Fela. Prank banget kan??? Tapi seruuu. Para bintang malam ini adalah ODOPers—Pije SDLJ selama Oprec ODOP Batch X. 


Pije Utami memperkenalkan para bintang dengan menampilkan informasi mengenai mereka berdua. Awalnya aku nggak ngeh, eh pas liat foto, nama, dan prestasinya, aku mulai mengenali mereka. Aku kenal Pije Dyah dari RWC 2020. Anaknya ceria, dan aku suka tulisannya. Awalnya banyak teman-teman yang belum menyadari siapa sebenarnya para bintang, eh lama-lama pada tahu semua kalau kita sedang di-prank, membintangkan para super di malam SDLJ malam ini.


Pertanyaan untuk para bintang pun mulai berdatangan, semua mengagumi profil mereka. Aku ikut bertanya kepada mereka berdua. Teman-teman peserta Oprec ODOP Batch tidak menyia-nyiakan kesempatan mencuri ilmu dan menanyakan pengalaman mereka menjadi ODOPers. Luar biasa, semua pertanyaan dijawab habis dan mereka tidak pelit-pelit untuk berbagi dan menceritakan pengalaman mereka selama di ODOPers.


Setelah kegiatan SDLJ berakhir, kami diberikan informasi mengenai teknis wisuda Oprec ODOP Batch X—pengumuman kelulusan. Info yang diberikan, pengumuman akan berlangsung pada tanggal 6 Agustus 2022.


"Moment kelulusan teman-teman akan dilangsungkan pada tanggal 6 Agustus 2022,"


"Terkait detail waktu dan bagaimana momen kelulusan dilangsungkan, tunggu info selanjutnya, ya," demikian Pije Utami menyampaikan info kepada kami yang sudah berdebar-debar itu.


Akhirnya chat di whatsapp grup besar itu berlanjut dengan chat mengharu biru, peserta dan pije saling mengucapkan terima kasih, maaf, kata pisah dengan analogi dan kiasan. Menular ke grup kecil yang berisi dengan kalimat-kalimat puitis bahkan ada yang sengaja cipta pantun untuk Pije ter-the best Pije Uta dan Nai.


Harapanku, bisa lulus di Oprec ODOP ini. Maka bukanlah sebuah perpisahan yang akan kami hadapi ke depan tapi sebuah keluarga baru yang siap menantikan kami, keluarga baru yang akan mengajarkan kami banyak hal lagi. Kakak-kakak tertua yang akan senantiasa mengayomi dan membimbing kami lebih intens lagi. 


Wahai, calon keluarga baru—peserta Oprec ODOP Batch X, raihlah kesuksesan dan besarlah bersama Komunitas ODOP. Semoga membawa banyak kebaikan dan kebermanfaatan. Aamiin


_harapan di tahun baru Hijriyah_

No comments:

Post a Comment