Nella merasa bangga dan bahagia sekali. Ia dikabari oleh guru tahfidznya Ranaya, bahwa Ranaya termasuk salah satu dari 324 peserta wisuda kbar Hafidz/Hafidzah Al-Qur'an jenjang SD dan SMP bersama Walikota. Menurut info yang Ia dapat Ranaya adalah peserta tahfidz termuda.
Setelah menerima kabar itu, Nella digabungkan ke dalam whatsapp grup orang tua para peserta wisuda akbar tersebut. Admin grup mengirimkan info, file nama peserta, asal sekolah, dan jenjang serta kelasnya. Nella melihat nama Ranaya berada di urutan pertama karena Ia merupakan peserta paling muda yang sedang duduk di kelas satu sekolah dasar.
Nella menyampaikan kabar gembira itu kepada Raka dan Ranaya ketika makan siang bersama. Mereka mengucap syukur tak terhingga atas karunia dan anugerah terindah ini. Nella dan Raka memeluk dan mencium Ranaya secara bergantian sambil memberi ucapan selamat dan serangkaian doa terbaik untuk Ranaya.
Ranaya senang saja melihat Umami dan Upapinya itu bangga. Kelak Ia ingin memasangkan mahkota untuk kedua orang yang disayanginya itu. Untuk ikhtiar bisa hapal juz amma, tentunya Ranaya tidak dengan usaha yang keras sekali. Tidak seperti anak pondok yang harus menghafal sambil memegang mushab dan memberikan setoran hapalan. Tidak seperti itu.
Teknik hapalan yang dijalankan Ranaya selama ini adalah dilakukan tanpa Ia sadari. Setiap hari di rumah didengarkan murotal juz 30. Ranaya bisa sangat asyik bermain dengan mendengarkan murrotal tersebut. Alam bawah sadarnya menyimpan apa yang Ia dengar setiap hari. Nah, yang didengar Ranaya belum tentu pas huruf atau bacaannya.
Setiap magrib Nella dan Raka meluangkan waktu kepada Ranaya untuk membacakan bacaan yang sudah Ia tangkap sambil bermaian tadi. Hal ini dilakukan akan dapat memperbaiki bacaan dan huruf yang keliru yang direkam oleh memori Ranaya dari mendengar murrotal tersebut. Tak jarang, Nella memutarkan murottal dengan mode repeat tract, sehingga surah yang ditargetkan untuk dihafal oleh Ranaya akan selalu berputar secara otomatis.
Nella akan membuat jadwal atau program hafalan Ranaya. Suti adalah pendamping yang baik yang bisa Nella andalkan apabila Ia dan Raka sedang sibuk dengan deadline pekerjaan mereka. Suti yang sehari-harinya menemani Ranaya sangat membantu mensukseskan target hafalan Ranaya yang sudah disusun oleh Nella.
Nella bersyukur sekali atas raihan putrinya itu di usia yang sangat kecil sudah menjadi peserta termuda dalam acara wisuda akbar hafidzah Al Quran. Ini adalah anugerah dan karunia yang tak ternilai.

No comments:
Post a Comment