Besok Ranaya akan menerima hasil belajarnya. Raka dan Nella akan datang ke sekolah untuk mengambil rapor putri mereka. Ranaya senang sekali Upapi dan Umaminya akan datang ke sekolah untuk bertemu Ibu guru kesayangannya.
Sepekan setelah kejadian di Sungai Napal. Raka, Nella, dan Ranaya datang berkunjung ke rumah remaja putri yang telah menolong dan menyelamatkan Ranaya. Sore itu ketika pulang dari rumah Sopia—remaja putri itu, Ranaya mengajak Upapi dan Umami ke mall. Katanya mau membeli hadiah untuk Ibu guru.
"Hadiah apa, Naya?" tanya Nella heran.
"Untuk Bu guru, mami. Kan kayak Navee beli hadiah untuk Bu guru," jelas Ranaya.
"Oh maksudnya Naya mau memberikan Bu guru sesuatu ketika penerimaan rapor?"
"Iyaa, Mami. Bu guru pasti senang. Naya mau liat Bu guru tersenyum"
Raka dan Nella tersenyum melihat ekspresi Ranaya. Mereka kemudian menuju mall terdekat. Sesampainya di mall, Ranaya bertanya di mana tempat menjual bunga. Ia ingin membelikan Bunga untuk Bu gurunya. Kemudian Nella menunjukkan arah ke tempat keberadaan bunga yang dimaksud oleh Ranaya. Kemudian Ranaya memilih bunga yang sesuai untuk diberikan kepada gurunya itu. Sesekali Ia bertanya pendapat Nella tentang bunga itu.
"Wah, ini bagus, sayang. Warnanya sangat lembut. Dan pas ditaruh dalam vas yang Naya pegang itu. Eits, hati-hati ya pegang vasnya. Itu terbuat dari kaca kalau jatuh bisa.."
"Pecah!" sambung Ranaya.
"Jadi Naya ambil bunga yang ini?"
"Iya, Upapi. Bagus kan? Kata Umami lembuuut warnanya, ha.. ha.." Ranaya tertawa renyah.
Diam-diam Nella sudah membeli hadiah yang akan diberikan kepada Guru anaknya itu. Memberi hadiah ketika waktu penerimaan rapor sudah biasa terjadi. Menurut sebagian orang hal itu tidak wajar karena tugas mengajar merupakan tugas dari seorang guru. Jadi memberi hadiah dinilai suatu hal yang berlebihan. Namun, memberi kue dan kartu ucapan masih bisa dianggap wajar karena hal ini hanya untuk ucapan terimakasih kepada guru. Bukankah menyenangkan hati orang adalah pahala?
Guru di sekolah Ranaya belum pernah mau meminta atau menerima hadiah dari siswa saat terima rapor karena hal itu sudah menjadi ketentuan dan aturan di sekolah tersebut. Di awal tahun pelajaran, selain menanda tanda tangani surat pernyataan dari sekolah mengenai tata tertib sekolah mereka juga harus menandatangani persetujuan untuk tidak memberikan guru hadiah atau sumbangan berupa uang maupun barang berharga seperti perhiasan.
Bunga dan kue yang sudah disiapkan oleh Nella dan Ranaya diantarkan langsung ke rumah Ibu guru setelah rapor di terima di sekolah. Nella dan Raka mengucapkan terima kasih kepada Ibu guru yang telah sabar mendidik Anak mereka. Mereka juga meminta maaf atas sikap putri mereka yang mungkin ada yang kurang berkenan bagi Ibu gurunya. Tidak lupa Nella dan Raka juga meminta kerelaan serta keridhaan ilmu yang sudah diajarkan kepada Ranaya.
"Alhamdulillah, hasil belajar Ranaya di atas rata-rata, dan dinyatakan naik ke tingkat berikutnya. Wah, anak Umami sudah gede sekarang,"
No comments:
Post a Comment