⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Umma dilarikan ke rumah sakit. Untung saja sore itu Abah baru saja sampai di rumah. Alif hendak menuju ke rumah Bidan Ariani. Namun, Abah mencegahnya. Abah menyuruh Alif tetap berada di rumah untuk menemani Umma. Setelah memastikan Umma bisa ditinggal,
Abah segera menuju rumah Ustaz masjid. Abah berniat untuk meminjam angkotnya untuk membawa Umma ke rumah sakit.
Usia kandungan Umma baru 20 minggu, dokter mengatakan bahwa Umma harus segera menjalani persalinan karena air ketubannya telah pecah. Jika tidak segera dilahirkan, maka akan beresiko bagi bayi dan dirinya. Umma akhirnya melahirkan normal dengan perjuangan keras, karena kondisinya lemah. Hanya saja, Umma harus dikuret karena ari-arinya menempel.
Kondisi Umma pasca melahirkan masih lemah dan harus dirawat πππ‘πππ ππ setelah melahirkan. Umma sempat berharap putrinya selamat, walaupun dokter mengatakan bayi yang dilahirkannya sangat lemah. Namun, kabar baiknya adalah detak Jantung bayinya tetap normal.
"Masih ada detak jantungnya. Tapi dia hanya mampu bertahan hidup 1 persen. Kelahirannya juga belum sempurna." Ujar dokter.
"Ana masih mendengar detak jantung Aisah, dan itu sangat menghibur, Mbak" kata Umma lirih. "Dan Allah berkehendak lain." Ucap Umma meneteskan air mata ketika mengetahui putrinya yang sempat diinkubator harus meninggalkannya selamanya.
"Sabar Ana. Allah sudah berkehendak." Ucap Bidan Ariani menenangkan Umma. Meskipun Bidan Ariani paham bahwa keguguran yang dialami Umma ini dapat menyakitkan Umma secara fisik maupun emosional.
"Kamu harus kuat dan tetap semangat, ada Alif dan Mas Mamad yang mengharapkan kamu segera pulih" tambah Bidan Ariani lagi sambil menyeka air mata Umma.
Walau diketahui dari keguguran yang dialami Umma karena janin tidak berkembang secara normal. Terkadang keguguran tidak diketahui apa penyebab pastinya. Namun, Bidan Ariani tahu betul kalau ibu yang baru saja keguguran sebaiknya memperbanyak asupan magnesium. Nutrisi ini selain untuk membantu memperbaiki sel tubuh juga dapat mengatasi depresi setelah keguguran seperti Umma.
"Oh ya Ana, kamu sebaiknya memperbanyak asupan yang bergizi. Nih, Mbak bawakan kolak labu. Nutrisi pada buah labu ini dibutuhkan untuk membantu memperbaiki sel tubuh pasca keguguran." Sela Bidan Ariani sambil mengeluarkan wadah π‘π’πππππ€πππnya yang berisi kolak labu yang dibawanya dari rumah.
Aisah, putri Umma dan Abah sudah tenang di sana.
Firman Allah pada Surat Muhammad ayat 31.
"π·ππ π π’ππππ’β, πΎπππ πππππ-πππππ ππππ πππππ’ππ ππππ’ βπππππ πΎπππ ππππππ‘πβπ’π πππππ-πππππ π¦πππ πππππβππ πππ ππππ ππππ ππ πππ‘πππ ππππ’."
πΌππ π¦π π΄πππβ Alif akan bertemu dengan, Aisah, Adiknya di surga-Nya kelak.
Insya Allah Aisah menjadi tabungan pahala di akhirat nanti. Aisah bayi pulang ke hadapan Allah dalam keadaan terbaik tanpa dosa. Semoga Umma dan Abah menyikapi kematian bayinya dengan ikhlas, memperbanyak amal sholeh, dan berdoa agar dipertemukan kelak di surga.

No comments:
Post a Comment