🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎
Tidak terasa hari ini sudah puasa yang ke lima belas. Hari demi hari di Ramadan ini, dilalui Umma dengan sehari puasa sehari tidak demi calon bayi yang dikandungnya. Terakhir Umma memeriksakan kandungannya ke Bidan Ariani. Kata Bidan Ariani bayi dalam kandungan Umma terindikasi kurang gizi. Bidan Ariani mengatakan kurang gizi pada ibu hamil akan menimbulkan berbagai resiko pada janin yang sedang berkembang, seperti risiko lahir prematur. Umma sangat menjaganya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang di masa kehamilan ini.
"Wah, olah raga sore ya, Na?" Sapa Bidan Ariani yang lewat di depan rumah Umma sore itu.
"Apa toh, cuma nyapu-nyapu ini aja" sambut Umma.
"Nyapu kan bergerak juga toh? Sama lah itu dengan olah raga" ledek Bidan Ariani yang sedang menenteng kantong plastik berisi menu berbuka yang dibelinya di warung kaki Bude Parni.
"Eh dari mana kok sendirian? Rara mana, Mbak?" Tanya Umma.
"Dia ga ikut katanya lemes. Hmm.. kami tadi sahur kesiangan. Jadi Rara ga sempat makan apa-apa. Hanya sempat meminum seteguk air saja." Cerita Bidan Ariani.
"Wah, kasihan." Sambut Umma.
"Makanya ga ikut, biar di rumah saja. Yuk mari, Na." Pamit Bidan Ariani.
"Umma, sahur kesiangan itu apa?" Tanya Alif tiba-tiba datang menghampiri Umma yang tidak sengaja mendengar percakapan Umma dan Bidan Ariani.
"Sahur kesiangan itu adalah bangun dan makan sahurnya sudah dekat waktu imsak. Jadi sudah tidak keburu untuk makan sahur lagi." Jelas Umma.
"Oh begitu, kita pernah ga ya Umma sahur kesiangan?" Tanya Alif lagi.
"Hmm.. rasanya belum pernah ya. Sebab Alhamdulillah, Umma selalu terbangun tiap-tiap waktu sahur." Jawab Umma sambil mengingiat-ingat.
"Memangnya boleh ya Umma, puasa tapi tidak sahur?" Tanya Alif kepada Umma lagi.
"Sahur itu hukumnnya sunnah, tapi Rasulullah menganjurkan umatnya untuk makan sahur meski dengan seteguk air saja. Karena di dalam sahur terdapat berkah."
"Oh begitu. Kasihan Mbak Rara puasanya tidak makan sahur. Tapi Mbak Rara kuat dong, ya kan Umma?" Sahut Alif.
"Insya Allah" jawab Umma.

No comments:
Post a Comment